Hubungan atau bahasa kerennya relationship
Jarang-jarang bahas beginian
Karena takut dicap orang yang terlalu baper padahal emang iya (hihi)
Mengutip dari beberapa pengalaman pribadi, cerita orang di dunia nyata ataupun didunia maya
Ternyata emang se-supprise itu, menurutku ada kejutan dimana mana
Karena memang fitrahnya manusia tidak bisa tau apa yanv akan terjadi kedepannya
Yang bisa manusia lakukan cuma memperbaiki apa yanh sudah lewat hari ini, mencoba untuk bisa lebih baik dari hari kemarin.
Jika kita memulai tentu kita harus berani mengakhiri tau diakhir
Jika kita mencintai tentu kita juga siap untuk patah hati
Jika kita bertemu tentu kita juga akan berpisah ataupun dipisahkan
Semua rasa itu sepaket gak bisa diubah-ubah lagi
Berhenti atau dihentikan oleh takdir
Itu sudah hal yang harus kita dapatkan
Jika melangkahi sang pembuat aturan
Menyesal, kesal, tidak terima itu pasti ada
Mungkin ini adalah salah satu yang membuat aku takut untuk kenal, bahkan percaya sama seseorang
Rasa takut itu masih menggrogoti sebenernya
Bukan hanya soal percintaan, hubungan pertemanan, rekan kerja itu sama, keluarga.
Pernah dikhianati, dituduh, tidak dihargai dsb.
Bukan ngerasa diri paling menderita sedunia, BUKAN.
Cuma, inilah aku dengan kekurangan dan kelebihan yang aku miliki.
Sampai saat ini aku belum bisa menemukan orang yang mampu ngebuat aku nyaman, setelah beberapa tahun kebelakang.
Jangankan bisa tukar pendapat, untuk cerita apa yang aku rasakan masih belum ada, orang yang bener² bisa ngebuat aku nyaman.
Faktornya yaa mungkin dari Takut tadi
Introvert ku makin menjadi kala itu
Karena aku ngerasa sudah nyaman sama seseorang, tapi orang tersebut malah gak nyaman sama aku hihi
Akhirnya ya aku pergi ygy
Jadinya buat blog ini, siapa tau bisa jadi obat penenang sedikit, biar suatu saat bisa dibaca lagi.
Agar jadi progres juga buat aku, masih kayak gini, atau sudah lebih dewasa lagi 😊
See you 😉
Semoga bisa cerita lebih bermanfaat lagi
Komentar
Posting Komentar